45 Mitos dan Fakta Seputar ASI

25 05 2010

ini salah satu artikel yang sangat bagus…mengenai ASI…lumayan jadi Info…kalo nanti melahirkan.

http://kesehatan.kompas.com/read/2008/08/09/17515171/45.Mitos.dan.Fakta.Seputar.ASI

45 Mitos dan Fakta Seputar ASI
Sabtu, 9 Agustus 2008 | 17:51 WIB

JAKARTA, SABTU – Kekhawatiran bahwa menyusui akan menyebabkan payudara kendur, hanyalah sebuah mitos yang tak terbukti kebenarannya. Presenter Sophie Navita, yang menyusui kedua anaknya mengatakan, mitos tersebut tidak benar. Payudara kendur, kata Sophie, karena kehamilan yang menyebabkan perubahan hormon.

“Payudara memble, itu karena hamil dan perubahan hormon bukan karena menyusui. Kalau nggak mau memble, ya jangan hamil,” ujar Sophie dalam Obrolan Santai “Kembali ke ASI, Sebuah Pilihan Bijak”, di Senayan City, Jakarta Selatan, Sabtu (9/8) sore.

Dalam sebuah buku panduan yang diperbanyak oleh World Vision Indonesia, disebutkan 45 mitos dan fakta tentang ASI. Ingin tahu? Inilah mitos (M) dan fakta (F) tersebut

*M : Menyusui menyebabkan payudara kendur. F : Payudara kendur disebabkan oleh bertambahnya usia dan kehamilan.
*M : Payudara yang berukuran kecil, tidak dapat menghasilkan banyak susu. F : Payudara kecil maupun besar sama-sama dapat menghasilkan banyak susu.
*M : Payudara dengan puting terbenam tidak dapat menyusui. F : Puting terbenam tidak berarti tidak dapat menyusui, karena bayi menyusu pada payudara, bukan pada puting.
*M : ASI pertama (yang berwarna kekuningan) tidak baik bagi bayi. F : ASI pertama (kolostrum) adalah zat terbaik bagi bayi.
*M : Kolostrum / ASI pertama adalah susu basi. F : Kolostrum mengandung zat kekebalan tubuh dan protein yang sangat kaya.
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan makanan, yang lain boleh. F : ASI ekslusif berarti hanya memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
*M : ASI eksklusif berarti tidak boleh memberikan susu formula, lainnya boleh. F : ASI eksklusif berarti hanya boleh memberikan ASI saja, yang lain tidak boleh.
*M : ASI eksklusif tidak dapat dilakukan jika ibu bekerja. F : Ibu bekerja tetap dapat memberikan ASI eksklusif.
*M : Hingga usia 6 bulan, ASI saja tidak cukup bagi bayi. F : Semua kebutuhan bayi sampai usia 6 bulan terpenuhi oleh ASI saja.
*M : Pisang dapat menyembuhkan diare pada bayi. F : Makanan padat tidak dapat diolah oleh usus bayi hingga usia 6 bulan.
*M : Pisang dapat membersihkan usus bayi. F : Pisang tidak dapat membersihkan usus bayi melainkan merusak, karena usus bayi belum sanggup mengolah makanan hingga usia 6 bulan.
*M : Susu formula sama baiknya dengan ASI. F : Tidak ada cairan lain apapun yang dapat menggantikan ASI.
*M : Susu formula membuat bayi lebih sehat. F : Hanya jika diberikan ASI eksklusif sampai 6 bulan yang membuat bayi lebih sehat.
*M : Untuk perkembangan otak, susu formula lebih baik daripada ASI. F : ASI mengandung AA/DHA yang sangat penting bagi pertumbuhan otak.
*M : Kombinasi ASI dan formula adalah yang terbaik bagi bayi. F : Yang terbaik bagi bayi hingga usia 6 bulan adalah hanya menerima ASI saja.
*M : Jika ASI belum atau tidak lancar dapat digantikan dengan susu formula. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
*M : Jika ASI belum keluar, tidak ada gunanya menyusui bayi. F : Jika ASI belum atau tidak lancar, bayi masih memiliki daya tahan tubuh (tidak akan kelaparan) hingga 2×24 jam sejak lahir, yang dibawa sejak dalam kandungan.
*M : Sementara ASI belum keluar, bayi dapat diberikan susu formula atau madu. F : Pemberian makanan lain selain ASI meningkatkan risiko terganggunya usus bayi yang masih belum siap.
*M : Agar bayi tidak kuning dan tidak demam, dapat diberi makanan atau minuman lain sebelum ASI keluar. F : Bayi yang kuning harus banyak menerima sinar matahari pagi dan lebih sering diberi ASI.
*M : Jika bayi terus menangis berati ASI-nya kurang. F : Bayi menangis belum tentu lapar.
*M : Ibu yang banyak minum susu, akan menghasilkan banyak ASI. F : Banyaknya ASI yang dihasilkan tidak dipengaruhi oleh makanan atau minuman yang dikonsumsi ibu. Semakin sering bayi menyusu semakin banyak ASI yang dihasilkan.
*M : Agar menghasilkan banyak ASI, Ibu harus banyak makan sayuran. F : Semakin sering bayi menyusu, semakin banyak ASI yang dihasilkan.
*M : Jika ibu sakit, bayi akan tertular melalui ASI. F : Ketika sakita, tubuh ibu membuat zat kekebalan tubuh yang juga disalurkan kepada bayi melalui ASI sehingga bayi tidak akan sakit.
*M : Ibu yang kurang vitamin tidak dapat menyusui bayinya. F : Ibu yang kurus sekalipun tetap dapat menghasilkan banyak ASI asalkan sering menyusui.
*M : Menyusui tidak boleh dilakukan sambil berbaring. F : Menyusui dapat dilakukan sambil berdiri, duduk ataupun berbaring.
*M : Bayi yang sedang sakit tidak boleh disusui. F : Bayi yang sedang sakit harus lebih sering diberi ASI.
*M : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan tidak akan merugikan. F : Pemberian air kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
*M : Bayi baru lahir perlu diberikan air teh agar memiliki tenaga. F : Pemberian air teh kepada bayi baru lahir hingga usia 6 bulan hanya akan memenuhi perut bayi sehingga mengurangi ruang untuk ASI yang sangat dibutuhkan bayi.
*M : Setelah melahirkan, ibu terlalu lelah untuk dapat menyusui bayi. F : Kecuali dalam situasi darurat, ibu yang baru melahirkan mampu menyusui bayinya segera, memeluk dan menyusui bayi adalah penghilang sakit dan rasa lelah ibu.
*M : Bayi baru lahir tidak dapat menyusu sendiri. F : Bayi memiliki naluri kuat untuk mencari puting dalam satu jam pertama setelah lahir.
*M : ASI belum keluar pada hari pertama setelah melahirkan. F : Meskipun tidak terasa, kolostrum (ASI pertama), akan keluar langsung setelah kelahiran. Jumlahnya sedikit, tapi cukup untuk kebutuhan bayi.
*M : Tidak ada gunanya menyusui bayi sejak kelahirannya. F : Kolostrum adalah cairan yang kaya dengan zat kekebalan tubuh dan zat penting lain yang harus dimiliki bayi. Bayi yang menyusui langsung akan merangsang ASI cepat keluar.
*M : Bayi harus dibungkus dan dihangatkan dibawah lampu selama dua jam setelah lahir. F : Bayi bukan anak ayam. Kehangatan terbaik bagi bayi diperoleh melalui kontak kulit bayi ke kulit ibu, karena kehangatan tubuh ibu dapat menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Kontak kulit bayi ke kulit ibu membuat ASI semakin cepat keluar.
*M : ASI pertama/kolostrum sangat sedikit, sehingga bayi lapar dan menangis. F : ASI pertama memang sedikit, tapi cukup untuk memenuhi perut bayi yang hanya dapat diisi sebanyak 4 sendok teh.
*M : Bayi menangis, pasti karena lapar. F : Bayi menangis bisa diakibatkan karena merasa tidak nyaman, merasa tidak aman, merasa sakit, dan sebagainya, belum tentu lapar.
*M : Bayi menangis karena lapar perlu diberi makanan atau minuman lain. F : Jika bayi lapar, beri ASI lagi. Sering-sering diberi ASI tidak akan membuat bayi lapar.
*M : ASI yang penting hanyalah cairan yang berwarna putih. F : Kolostrum/ASI pertama (kekuningan/tidak berwarna) adalah ASI yang paling penting untuk memberikan kekebalan kepada bayi. ASI yang berwarna putih adalah yang paling penting untuk kebutuhan bayi sampai 6 bulan pertama.
*M : Bayi kedinginan sehingga perlu dibedong. F : Bayi baru lahir memang mudah kedinginan, sehingga perlu dipeluk kontak kulit ke kulit, diberi topi, lalu ibu bersama bayi diselimuti. Bedong bayi terlalu ketat akan membuatnya lebih kedinginan.
*M : Kurang tersedia tenaga kesehatan sehingga bayi tidak dapat dibiarkan menyusu sendiri. F : Suami atau anggota keluarga ibu dapat membantu Inisiasi Menyusu Dini.
*M : Kamar bersalin atau kamar operasi sibuk sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara sibuk, ibu bisa melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD).
*M : Ibu harus dijahit sehingga bayi perlu segera dipisah dari ibunya. F : Sementara dijahit, ibu tetap dapat melaksanakan IMD.
*M : Bayi perlu diberikan suntikan vitamin K dan tetes mata segera setelah lahir. F : Benar, tapi dapat ditunda selama 1 jam hingga bayi selesai menyusu awal.
*M : Bayi harus segera dibersihkan setelah lahir. F : Ditunda 1 jam tidak akan mengubah berat dan tinggi bayi.
*M : Tenaga kesehatan belum sependapat tentang pentingnya memberi kesempatan IMD pada bayi yang lahir dengan operasi caesar. F : Mungkin, tapi adalah tugas orangtua untuk membela hak sang bayi. Tenaga kesehatan dapat diberi penjelasan, dan suami atau anggota keluarga dapat membujuk agar bayi dibiarkan untuk IMD.
*M : Ibu belum bisa duduk/duduk miring untuk memberikan ASI. F : Siapa yang mengharuskan duduk? Bayi dapat menyusu pada saat tengkuran di dada ibu.(ING)





Ovulation Sign

6 01 2010

Ovulation Cramps Are a Sign of Ovulation

Date Published: 23rd July 2007

Author: AmyBass RSS Views: 32767

Who would have thought that ovulation cramps may actually help determine your ovulation date? In fact, cramps are a very good sign of ovulation. This article is going to go in depth on ovulation cramps as well as other signs of possible ovulation.

Ovulation is a process in the menstrual cycle where an egg is discharged by a mature ovarian follicle in order to reproduce. If the egg is not fertilized during ovulation, a new cycle will start and the egg will be cleansed out of the uterus along with the uterine lining.

Many women that are trying to get pregnant attempt to distinguish when their ovulation period is happening, since this short period of time is when a woman can get pregnant.

Ovulation Cramps

Some women can also calculate when they are about to ovulate just by being in tune with their own body. Ovulation cramps occur in many women who are in the ovulation process, but it is a common and harmless condition.

Right as ovulation occurs, the developing follicle stretches the ovary, which then releases the egg along with a small amount of fluid into the abdomen. The egg travels through the fallopian tube, but the fluid is still left in the abdomen.

The remaining fluid causes ovulation cramps, because it can often irritate the lining of the pelvis. The stretching of the ovary can also cause some ovulation cramps, feeling like the ones you might have during menstruation.

Calculate Ovulation With Saliva

Another way besides ovulation cramps to calculate ovulation is with saliva, and by using an Ovulation Saliva Test. Because women have changed in their hormones depending on the time of the month, your saliva actually goes through changes as well.

Just before ovulation occurs, levels of estrogen increase and actually change the appearance of your saliva. The pattern is referred to as ferning, and the dried saliva looks similar to frost on a windowpane.

There are Ovulation Saliva test kits available to help women to calculate when their most fertile days will be, and all you have to do is look at a close-up of your saliva.

Cervical Mucus During Ovulation

Cervical mucus will also change when ovulation is near, and is mainly caused by hormonal changes that women experience. Cervical mucus is a protective substance that prevents bacteria from entering the uterine cavity in order to prevent infection. When estrogen increases before ovulation, the cervical mucus becomes watery, clear, and stretchy.

You can complete a cervical mucus ovulation test on yourself, since all you need to do is examine your cervical mucus. You need to examine your cervical mucus on a daily basis, and toilet paper works best in order to determine color and consistency.

During the majority of your cycle, you would experience a dryness and lack of fluid, since hormonal changes are not common throughout the entire cycle. When your body starts to prepare itself for ovulation, you will notice sticky mucus that will be slightly opaque in color.

When your cervical mucus starts to thin out and look clear, you will know that your body will be ovulating soon. It only takes a few minutes to complete a cervical mucus ovulation self-test, and you can keep track of your results on a calendar or in an ovulation notebook.

Ovulation Spotting

Spotting is another sign that signals ovulation is near, since spotting commonly occurs when the egg is released into the abdomen. If you notice any spotting about two weeks before your normal period, you are most likely having ovulation spotting. The blood makes its way through the uterus and is discharged. Ovulation spotting is actually considered a great fertility sign. Some ovulation spotting can also occur when estrogen levels increase, which is also another sign that ovulation is about to begin.

There are many different ways in addition to ovulation cramps to determine when you are ovulating. Some of them you can do on yourself without spending any money. It is very simple and inexpensive to calculate ovulation, which makes it possible to plan when you will get pregnant.

You are invited to discover more about Ovulation Tests and Fertility Monitors by visiting Fertility By Nature.

This article is free for republishing
Source: http://www.articlealley.com/article_187910_61.html




The Mysteries of Miscarriage

27 09 2009

From too much caffeine to faulty chromosomes, the list of things that can contribute to a lost pregnancy is long. What you need to know about the many risk factors.





Blighted Ovum (BO)

21 09 2009

dikutip dari: http://doktersehat.com/2008/07/28/84/

BLIGHTED OVUM (KEHAMILAN KOSONG)

Posted by dr. Valentine in Bunda & Anak, Kehamilan on 07 28th, 2008

Blighted ovum adalah keadaan dimana seorang wanita merasa hamil tetapi tidak ada bayi di dalam kandungan. Seorang wanita yang mengalaminya juga merasakan gejala-gejala kehamilan seperti terlambat menstruasi, mual dan muntah pada awal kehamilan (morning sickness), payudara mengeras, serta terjadi pembesaran perut, bahkan saat dilakukan tes kehamilan baik test pack maupun laboratorium hasilnya pun positif.

Read the rest of this entry »





Menghitung IMT

21 09 2009

Berikut cara menghitung IMT alias Indeks Masa Tubuh:

IMT = Berat badan dalam Kg / (Tinggi Badan dlm meter X Tinggi Badan dlm meter)

Kategori IMT sbb:

  • Kekurangan berat badan: IMT < 18.4
  • Normal: IMT diantara 18,5 – 25
  • Overweight : IMT > 25

Example:

Berat Badan = 50 Kg

Tinggi Badan = 1.5 meter

IMT = 50 / (1.5 x 1.5) = 22.22 ==> Normal Weight 😀

Hayo kalian masuk ke yg mana ? Ayo wujudkan gaya hidup sehat untuk meraih Normal weight 😀





Trimester Pertama

21 09 2009

dikutip dari: http://kehamilan.klikdokter.com/subpage.php?id=2&sub=6

Tubuh Ibu akan banyak berubah dalam 3 bulan pertama kehamilan. Janin berkembang di dalam rahim Ibu, perasaan mual, nyeri punggung, lelah, perubahan mood, keram kaki, sering berkemih, dan konstipasi dapat terjadi di awal kehamilan. Ibu tidak usah khawatir karena semua kejadian ini normal dialami dalam kehamilan. Seiring dengan bertambahnya waktu, semakin besarnya kehamilan, maka keluhan ini perlahan-lahan akan menghilang. Makanlah asupan nutrisi yang bergizi karena trimester pertama adalah masa paling penting di dalam pertumbuhan organ janin (organogenesis). Setiap kehamilan berbeda, dan kehamilan Ibu akan memiliki keunikan tersendiri.

Read the rest of this entry »